Perbandingan

Alternatif Moka POS yang gratis & tetap jalan offline.

Moka adalah aplikasi kasir populer dengan model berlangganan per outlet. Di PIKaPOS, paket Gratis untuk 1 outlet sudah berisi jualan, struk, stok, laporan, dan pajak — dan fungsi inti kasir tetap jalan tanpa internet. Katalog dan pelanggan dari Moka bisa dipindahkan lewat fitur impor.

Perbandingan

PIKaPOS vs Moka POS

FiturPIKaPOSMoka POS*
BiayaGratis untuk 1 outlet; Pro dan Bisnis per outlet (Pro mulai Rp 82.500/bulan, bayar tahunan)Berlangganan per outlet (bulanan/tahunan)
Kasir offlineJualan, cetak struk, tunai & QRIS statis tanpa batas waktu; sinkron otomatisAda mode offline — cek situs resmi untuk cakupannya
Cetak struk thermalYa, printer Bluetooth (tablet & HP) atau LAN (tablet) — termasuk saat offlineYa
Stok & scan barcodeYa — scanner USB/Bluetooth dan stok opname; transfer antar outlet di paket BisnisYa — cek situs resmi untuk rincian paket
Laporan penjualan & pajak (PPN/PB1)Ya, pajak dihitung per itemCek situs resmi
Multi-outletYa, di Pro dan Bisnis (per outlet); laporan gabungan di BisnisYa, biaya berlangganan per outlet
Impor data massalImpor CSV dari Moka, Majoo, LunaPOS, ESB, dan RecoPOS lewat back office web (maks. 500 baris per file)Impor produk massal lewat templat
Kontrak / komitmenTidak adaMengikuti paket langganan

*Perbandingan disusun 26 September 2026 dari informasi publik. Fitur & harga pesaing dapat berubah — cek situs resmi masing-masing. Ada koreksi? Hubungi halo@pikapos.com.

Jujur & jelas

Kapan Moka tetap pilihan yang masuk akal

Kalau usahamu sangat bergantung pada ekosistem GoTo — misalnya integrasi dengan GoFood — atau kamu ingin paket perangkat keras dari satu vendor, Moka bisa jadi pilihan yang cocok. PIKaPOS belum terhubung dengan marketplace pesan-antar.

Tapi kalau yang kamu butuhkan adalah kasir yang cepat, tetap jalan saat internet mati, dan gratis untuk satu outlet — di situlah PIKaPOS dibuat. Kalau usahamu tumbuh, ada paket Pro dan Bisnis.

  • ✓Impor produk, pelanggan & diskon dari ekspor CSV Moka
  • ✓Jualan offline tanpa batas waktu
  • ✓PPN & PB1 dihitung otomatis per item

Pindah dari Moka dalam 3 langkah

  1. Ekspor data produk & pelanggan dari dashboard Moka dalam format CSV.
  2. Impor filenya di back office PIKaPOS (admin.pikapos.com) lewat impor khusus Moka — produk, varian, harga, pelanggan, dan diskon pindah tanpa input ulang. Maksimal 500 baris per file; katalog besar dipecah jadi beberapa file.
  3. Sambungkan printer thermal Bluetooth (tablet & HP) atau LAN (tablet) kamu, lalu mulai jualan.

Pertanyaan umum

Apakah PIKaPOS benar-benar gratis?+
Ya, untuk 1 outlet. Paket Gratis berisi jualan, cetak struk, stok, laporan, dan pajak, tanpa kartu kredit dan tanpa kontrak. Untuk banyak outlet ada Pro (mulai Rp 82.500 per outlet per bulan, bayar tahunan) dan Bisnis. PIKaPOS tidak memungut biaya per transaksi; pembayaran digital (QRIS, e-wallet) dikenai biaya MDR dari penyedia pembayaran sesuai tarif mereka.
Apakah data dari Moka bisa dipindahkan ke PIKaPOS?+
Bisa. PIKaPOS punya impor khusus untuk file CSV ekspor Moka: produk, pelanggan, pilihan menu (modifier), diskon, bundel, dan supplier. Impor dilakukan lewat back office web, maks. 500 baris per file (katalog besar dipecah jadi beberapa file). Katalogmu pindah tanpa input ulang satu per satu, dan bantuan migrasi tersedia lewat WhatsApp.
Kapan Moka lebih cocok daripada PIKaPOS?+
Kalau usahamu sangat bergantung pada ekosistem GoTo (misalnya integrasi dengan GoFood) atau kamu ingin paket perangkat keras dari satu vendor, Moka bisa jadi pilihan yang masuk akal. PIKaPOS fokus pada kasir yang cepat, tetap jalan offline, dan gratis untuk 1 outlet.

Coba dulu, bandingkan sendiri

Gratis, tanpa kartu kredit — katalog Moka kamu bisa ikut pindah.