PIKaPOS
FiturHarga
Kasir RestoranMeja, dapur, PB1 otomatisKasir CafeOpsi minuman, tiket barKasir WarungDari HP, catat kasbonKasir Toko & MinimarketScan barcode, harga grosirKasir Billiard & MahjongJam main per mejaBilling Rental PSTimer per unit, paket jamMenu QR RestoranTamu pesan dari mejaKasir PC & LaptopDi browser, tanpa installKasir AndroidDi HP atau tablet
Semua paket →
Cara Pakai
IDEN中文
MasukMulai Gratis
FiturHargaKasir RestoranKasir CafeKasir WarungKasir Toko & MinimarketKasir Billiard & MahjongBilling Rental PSMenu QR RestoranKasir PC & LaptopKasir AndroidKasir OfflineGratisCara Pakai
IDEN中文
MasukMulai Gratis
Panduan

Cara Menghitung HPP Makanan & Minuman

Terakhir diperbarui 19 Oktober 2026Bacaan ±6 menit

Daftar Isi

  1. 1. Apa itu HPP
  2. 2. Dua rumus HPP
  3. 3. Contoh: nasi goreng
  4. 4. Target food cost
  5. 5. Menentukan harga jual
  6. 6. Kesalahan umum
  7. 7. Menghitung otomatis
  8. 8. Pertanyaan umum

01 Apa itu HPP

HPP (Harga Pokok Penjualan) adalah biaya bahan yang benar-benar terpakai untuk menghasilkan produk yang kamu jual. Kalau kamu tidak tahu HPP per porsi, kamu tidak tahu apakah menu itu untung atau cuma ramai.

HPP berbeda dari biaya operasional. Sewa tempat, gaji karyawan, dan listrik tetap keluar berapa pun porsi yang terjual — itu biaya operasional. HPP mengikuti penjualan: makin banyak porsi keluar, makin besar bahan yang terpakai.

02 Dua rumus HPP

Rumus periode (untuk laporan bulanan, mengikuti pembukuan):

HPP = Persediaan awal + Pembelian − Persediaan akhir

Contoh: stok bahan awal bulan Rp 4.000.000, belanja sebulan Rp 10.000.000, sisa stok akhir bulan Rp 3.500.000 → HPP bulan itu = 4.000.000 + 10.000.000 − 3.500.000 = Rp 10.500.000.

Rumus per porsi (recipe costing — untuk menentukan harga jual per menu):

HPP per porsi = (Total biaya bahan resep ÷ Jumlah porsi) + Biaya kemasan per porsi

03 Contoh: nasi goreng

Misal satu batch bahan menghasilkan 10 porsi nasi goreng:

  • Beras 1,5 kg — Rp 18.000
  • Telur 10 butir — Rp 25.000
  • Ayam 500 g — Rp 22.000
  • Bumbu, minyak, kecap — Rp 20.000
  • Total bahan = Rp 85.000 untuk 10 porsi

HPP bahan per porsi = 85.000 ÷ 10 = Rp 8.500. Tambah kemasan (box + sendok + kantong) Rp 1.500 → HPP per porsi = Rp 10.000.

04 Target food cost

Food cost adalah HPP dibagi harga jual. Patokan yang umum dipakai usaha kuliner di Indonesia: 25–35% untuk makanan, 15–25% untuk minuman. Di bawah itu bagus; di atas 40% biasanya ada yang salah — porsi kebesaran, bahan kemahalan, atau harga jual ketinggalan zaman.

05 Menentukan harga jual

Harga jual = HPP per porsi ÷ target food cost

Nasi goreng ber-HPP Rp 10.000 dengan target food cost 30% → 10.000 ÷ 0,30 = Rp 33.333, bulatkan ke atas jadi Rp 33.500. Kalau harga menu sudah termasuk PB1 10%: 33.333 × 1,10 = Rp 36.667 → tulis Rp 37.000 di menu. Pelanggan Indonesia umumnya berharap harga menu sudah final, jadi tentukan sejak awal apakah harga di menu termasuk pajak atau belum.

Malas hitung manual? Pakai Kalkulator HPP gratis kami — masukkan bahan dan porsi, saran harga jual langsung keluar (dibulatkan ke atas ke kelipatan Rp 500).

06 Kesalahan umum

  • Lupa kemasan & ongkos kecil. Box, stiker, tisu, saus sachet — kelihatan receh, tapi 5–10% dari HPP.
  • Pakai harga beli lama. Harga cabai bisa naik dua kali lipat; HPP harus ikut harga rata-rata terbaru, bukan harga waktu pertama kali buka.
  • Tidak menghitung susut bahan (waste). Bahan busuk, salah masak, dan porsi karyawan itu nyata — kalau tidak dicatat, food cost di atas kertas selalu terlihat lebih bagus dari kenyataan.

07 Menghitung otomatis dengan PIKaPOS

Di PIKaPOS kamu bisa menyimpan resep tiap menu (bahan dan takarannya), dan setiap kali kamu menerima stok dengan harga beli, sistem memperbarui harga pokok rata-rata tertimbang (WAC) otomatis. Laporan margin per produk menampilkan omzet, HPP, dan food cost tiap menu dengan angka terbaru — dan susut stok (waste + selisih stok opname) tercatat di laporan tersendiri, jadi food cost yang kamu lihat adalah food cost sungguhan. HPP dan margin per item ada di paket Gratis; resep (stok bahan berkurang tiap menu terjual) ada di paket Pro.

08 Pertanyaan umum

Berapa persen food cost yang ideal?+
Untuk kebanyakan usaha F&B di Indonesia, target food cost 25–35% dari harga jual dianggap sehat. Minuman biasanya lebih rendah (15–25%), makanan berat lebih tinggi.
Apakah gaji karyawan masuk HPP?+
Untuk perhitungan food cost per porsi, umumnya tidak — gaji, sewa, dan listrik dihitung sebagai biaya operasional, bukan HPP bahan. Keduanya tetap harus tertutup oleh margin kotor.
Apa itu metode rata-rata tertimbang (WAC)?+
WAC (weighted average cost) menghitung harga pokok stok sebagai rata-rata tertimbang dari semua pembelian. Saat harga bahan naik-turun, WAC meratakan biayanya — metode yang dipakai PIKaPOS secara otomatis setiap kali kamu menerima stok dengan harga beli.

Biar PIKaPOS yang mencatat

Simpan resep sekali, HPP tiap menu dihitung otomatis dari harga pokok bahannya (resep ada di paket Pro).

Mulai GratisTanya via WhatsApp
Baca panduan lainnya →
PIKaPOS

Aplikasi kasir untuk UMKM F&B dan ritel di Indonesia — dari warung pertama sampai banyak cabang.

halo@pikapos.com

Produk

FiturHargaKasir OfflineCara PakaiUnduh di Google PlayMasuk ke Dashboard

Solusi

Kasir RestoranKasir CafeKasir WarungKasir Toko & MinimarketKasir Billiard & MahjongBilling Rental PSMenu QR RestoranKasir PC & LaptopKasir AndroidAlternatif MokaAlternatif MajooAlternatif QasirAlternatif Kasir Pintar

Sumber Daya

Panduan UsahaKalkulator HPPKalkulator PPN & PB1Kalkulator BEP

Legal

Kebijakan PrivasiSyarat & Ketentuan
© 2026 PIKaPOS · KantorKita. Hak cipta dilindungi.
InstagramWhatsApp
Chat via WhatsApp